Saat Penghasilan Istri Lebih Besar dari Suami (Tips untuk istri)

istri kayaDalam sebuah rumah tangga, pihak yang bertanggung jawab untuk memberi nafkah keluarga adalah suami. Mulai dari memenuhi kebutuhan makan, pakaian, tempat tinggal, dan pendidikan keluarga yang berkewajiban adalah suami. Namun saat ini banyak para istri yang juga ikut bekerja, mungkin Anda salah satunya. Ketika Anda bekerja tentunya memiliki alasan sendiri, mungkin karena ingin membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga atau untuk mengisi waktu luang. Namun adakalanya penghasilan istri lebih besar daripada penghasilan suami, karena memang rezeki di tangan Ilahi.

Sehingga seringkali kekurangan belanja dipenuhi dengan gaji istri, kondisi ini dapat membantu terwujudnya keluarga sejahtera asalkan sang istri ikhlas memberikan sebagian gajinya. Namun tidak jarang pula kondisi ini membuat suami merasa minder karena penghasilannya lebih kecil bila dibanding dengan penghasilan istri, apalagi jika disertai sikap istri kaya yang meremehkan suami. Bila demikian keadaannya bukan keluarga sejahtera yang didapat, tetapi ketidakharmonisan yang bisa menimbulkan keretakan dalam rumah tangga. Banyak contoh kasus seperti ini yang berakhir dengan perceraian.

Oleh sebab itu jika Anda ternyata memiliki penghasilan lebih besar daripada penghasilan suami, maka hendaknya Anda melakukan tips-tips berikut ini:

1. Sadarilah bahwa rezeki telah diatur oleh Yang Maha Kuasa, banyak atau sedikit yang terpenting adalah barokah. Yang dimaksud barokah di sini adalah cukup walaupun gaji di tangan tidak banyak. Jadi belum tentu orang dengan penghasilan besar hidupnya lebih sejahtera daripada yang penghasilannya tidak menentu.

2. Jangan sekali-kali merasa lebih tinggi dan lebih pintar dari suami walaupun gaji Anda jauh lebih besar dan teman-teman Anda lebih banyak.

3. Jangan meremehkan suami baik tentang perbedaan gaji Anda berdua dengan ucapan atau pun isyarat yang bisa menyinggung perasaannya.

4. Bagaimana pun suami adalah kepala keluarga yang berkewajiban menafkahi keluarga, sedangkan Anda hanya membantunya. Oleh karena itu syukuri berapa pun penghasilan suami yang diberikan kepada Anda selama dia telah berusaha dengan sungguh-sungguh.

5. Berusahalah untuk mencukupkan kebutuhan keluarga dengan penghasilan dari suami dengan cara tidak boros tetapi juga tidak terlalu irit. Jika ternyata gaji suami tidak mencukupi maka utarakan padanya kemudian mintalah izin untuk memakai uang Anda untuk menutupinya.

6. Jangan menghambur-hamburkan uang dari penghasilan Anda untuk sesuatu yang kurang bermanfaat. Simpanlah sebagian dan gunakan sebagian lagi untuk sesuatu yang bermanfaat misalnya membelikan oleh-oleh untuk orang tua Anda dan mertua Anda, menengok keluarga dan teman, membeli buku pengetahuan, dan sebagainya.

7. Usahakan untuk selalu minta izin dahulu sebelum membelanjakan uang Anda, dengan demikian suami Anda akan merasa bahwa Anda tetap menghargainya.

8. Tidak perlu menceritakan tentang penghasilan Anda yang lebih besar dari penghasilan suami kepada orang tua Anda, supaya suami Anda tidak merasa minder.

9. Seberapa pun kayanya Anda dan miskinnya dia, itu tidak merubah kedudukan suami sebagai kepala keluarga yang wajib Anda hormati dan hargai.

Itulah beberapa tips bagi Anda yang berpenghasilan lebih besar dari suami. Usahakanlah untuk mempraktikannya, mudah-mudahan keluarga Anda menjadi keluarga sejahtera dan sakinah.

Pencarian Terpopuler:

penghasilan istri lebih besar dari suami dalam islam, penghasilan istri dalam islam, penghasilan istri lebih besar dari suami menurut islam, istri lebih kaya, penghasilan suami lebih kecil.

Posted in Pernikahan Sehat on May 24, 2011 No Comments »

Leave a Reply