Memilih Wedding Cake

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam acara pernikahan Anda adalah wedding cake. Dahulu, kue pernikahan harus berjenjang tinggi dan bericing putih. Tetapi saat ini, berbagai macam pilihan jenis kue berhias aneka ragam warna menarik yang dapat dijadikan sebagai kue pernikahan atau wedding cake. Sebetulnya tidak ada aturan khusus dalam pemilihan jenis kue yang digunakan sebagai kue pernikahan, sehingga dapat memilih sesuai dengan selera, desain dan anggaran biaya yang Anda miliki.

Berikut merupakan beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih wedding cake.

  1. Lokasi, tanggal, dan waktu pernikahan Anda. Ketiga hal tersebut mempengaruhi keputusan Anda dalam memilih jenis kue pernikahan. Misalnya, jika Anda menikah di luar ruangan pada musim panas, maka tidak sebaiknya Anda memilih kue bericing butter cream, jenis kue es cream atau jenis kue yang mudah meleleh.
  2. Ukuran dan bentuk wedding cake. Dahulu, kue pernikahan identik dengan kue raksasa atau terdiri dari beberapa tingkatan, sebab kue tersebut akan dipotong dan dibagikan kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Sedangkan saat ini terutama di negara Indonesia, kue pernikahan hanya dipotong sebagai simbolis dan jarang dibagikan pada seluruh tamu undangan. Selain itu, kue dengan bentuk bulat dan persegi akan lebih mudah dipotong.
  3. Rasa dan jenis kue yang dipilih. Jenis kue yang mendominasi kue pernikahan adalah cake. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk memilih jenis kue yang lain misalnya kue bolu, atau muffin yang disusun bertingkat dengan hiasan yang menarik. Sebaiknya Anda memilih kue tidak berdasarkan kecantikan dari dekorasinya saja, tetapi juga memperhatikan rasa yang lezat dan lembut. Sehingga kue dapat dinikmati hingga bagian terakhir. Bukan hanya dipotong sedikit, dimakan sesuap, kemudian dibuang.
  4. Jenis icing yang dipilih. Hal ini perlu dipertimbangkan ketika Anda memilih cake sebagai kue pernikahan. Dahulu biasanya menggunakan butter cream berwarna putih mengkilat untuk mengicing cake. Kelemahan dari butter cream selain mudah meleleh, juga sulit membuat beberapa hiasan khusus. Oleh sebab itu, saat ini untuk mengicing cake banyak digunakan pondan, selain tidak mudah meleleh, juga membuat dekorasi wedding cake semakin indah.
  5. Dekorasi wedding cake. Berbagai macam model dekorasi yang dapat diterapkan pada kue pernikahan. Sebaiknya memilih dekorasi kue disesuaikan dengan tema pernikahan Anda. Sehingga pesta pernikahan menjadi suatu kesatuan tema.
  6. Tentukan tempat membeli kue pernikahan. Ingin mendapatkan kue pernikahan murah, maka lakukanlah observasi harga wedding cake minimal 6 bulan sebelum pernikahan. Bila cocok dengan harga suatu toko kue atau bakery, maka segera lakukan pemesanan. Ingat perhatikan fasilitas yang diberikan oleh toko tersebut, mulai peralatan dan kesediaannya untuk mengantarkan ke lokasi pernikahan Anda.
  7. Hal terpenting dari memilih kue pernikahan adalah kesediaan anggaran dana untuk kepentingan tersebut. Bila Anda menginginkan kue penikahan murah, mewah dan elegan. Maka Anda dapat mempertimbangkan pilihan alternatif seperti wedding cake tiruan yang biasanya terbuat dari styrofoam. Wedding cake tiruan selain lebih murah, secara visualisasi sangat mewah dan mirip dengan aslinya. Misalnya Anda berkeinginan membeli wedding cake besar bertingkat tiga tetapi anggaran tidak mencukupi, maka dapat memesan wedding cake tiruan. Jika memesan wedding cake ini, biasanya Anda akan memdapatkan bonus kue spiku dan cake asli berukuran medium. Di mana saat proses pemotongan kue berlangsung, seolah-olah Anda akan memotong kue tiruan dengan menggunakan pisau kue yang sangat panjang. Tetapi saat proses suap-menyuap, Anda akan memakan kue spiku yang telah disediakan.

Pencarian Terpopuler:

kue pengantin, kue pernikahan, harga wedding cake, model kue pengantin, harga kue pengantin 2011.

Posted in Favorit, Resepsi Pernikahan on Feb 22, 2011 No Comments »

Leave a Reply